Tidak Mau Disalahkan

Aku merutuki diriku sendiri yang telah dengan sembrononya mengharapkanmu. Menganggap bahwa perasaan itu nyata, padahal kau biasa saja. Berpikir bahwa di balik canda-canda dan binar mata itu ada harap yang juga kau selipkan, sedangkan nyatanya itu hanyalah ilusi yang paling sering kubayangkan.

Tak kusangka aku selemah itu. Begitu mudahnya aku jatuh kepadamu. Pasrah saja aku biarkan diriku terus jatuh. Membayangkan ada dasar yang empuk untuk mendarat di hatimu. Padahal kau tak pernah berniat -atau bahkan tak berminat- membuatnya ada.

Ini kesalahan.

Sayangnya…

Cinta tak pernah mau disalahkan.

Iklan

6 pemikiran pada “Tidak Mau Disalahkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s